Kenapa Kirim Paket via Kantor Pos Dilarang Pakai Koran?

Posted: May 4, 2015 in Uncategorized
Tags: , , , ,

20150504122827-1_20150504_124227

Baru saja pulang dari Kantor Pos dengan segala kegalauan yang melanda. Paket dengan bungkus koran dan plastik ini ditolak oleh perusahaan milik negara yang dengan suka cita mengantarkan barang atau surat (kalau sahabat pena masih ada).

Ya, seorang kasir memang melihat paketan terbungkus koran dengan mata elangnya ketika istri dan saya masih antri di barisan.

“Paketan dilarang dibungkus koran,” ujar sang Uda loket pos dari kejauhan.

Istripun menjawab, “Tapi sudah dibungkus plastik kok.”

“Iya, tapi nggak boleh,” kata Uda loket tanpa penjelasan lebih lanjut.

Kami pun kemudian melengos pergi sambil berandai-andai, kenapa kok sampai dilarang kirim paket dibungkus koran?

Ada pemikiran sedikit usil, mungkin nanti paketnya nggak sampai-sampai karena paketnya malah dibaca-baca sama pak pos-nya *kemudian ketawa geje, biar nggak kecewa*. Mungkin karena mereka menganggap bahwa koran bekas lebih pantas dikilokan daripada buat bungkus paket.

Saking penasarannya, mencoba cari jawabannya di internet, nggak ada yang bisa bikin ngerti. Ada yang bilang, untuk menghormati jurnalisme. Tapi kok kayaknya kejauhan. Hingga akhirnya kami berusaha memaklumi bahwa peraturan adalah peraturan. Sebagai karyawan, sudah sepantasnya Uda loket pos tadi melaksanakannya. Toh, debat kusir di depan loket nggak akan membuat paket kami bisa lolos dan dikirimkan. Bisa dipecat si Uda loket tadi.. Kasian dia.

Satu kelemahan dari kebijakan ini adalah kurangnya sosialisasi kepada masyarakat. Yang ngerti kalau koran ga boleh buat bungkus paket via Pos Indonesia adalah mereka yang kapok, tapi tetap percaya dengan jasa pengiriman pak pos. Sementara lainnya memilih untuk menggerutu dan menggunakan jasa pengiriman lain dengan tarif yang, tentunya, “berbeda.”

Tapi, namanya penasaran.. Ada nggak yang bisa beri penjelasan, mengapa Pos Indonesia menolak paketan yang dibungkus koran? Mohon pencerahannya..

Advertisements
Comments
  1. ijoijo says:

    Mungkin tadi kita males noleh ke arah mading kantor pos nya. Padahal dgn tulisan arial font 45 tertulis gak bole pakai kertas koran demi kelancaran proses pengiriman. Xixixixixi… alasannya? Ya itu alasannya. Huehehee…

  2. Rita says:

    Bukan hanya kertas koran. Saya pernah bungkus paket pake kertas brosur carefour dan kertas brosur alfamart ditolak juga. Padahal kertas brosur itu kan bukan bagian dari jurnalisme

    • sichikaze says:

      Sepertinya, peraturan bungkus paket harus polos, Mbak Rita. Mungkin supaya pegawai yang mengirimkan nggak bingung gara-gara cari alamat, malah tertarik baca koran atau lihat brosur belanjaan :)) Trims sudah mampir, Mbak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s