Menghabiskan Sore di Pantai Padang

Posted: June 7, 2015 in padang, pantai, pariwisata, sumatera barat, wisata
Tags: , , ,

Sore di Pantai Padang

Kalau perut nggak lapar mungkin blog ini nggak akan terurus. Apa hubungannya? Ya karena lapar akhirnya memaksa kami, saya dan istri, untuk menyalakan mesin motor dan pergi ke salah satu restoran ikan bakar favorit di Kota Padang. Namanya adalah Fuja. Mungkin yang punya restoran terinspirasi dengan Spongebob Squarepants saat berpetualang sambil teriak-teriak, “Fuja kerang ajaiiiib!” (Oke, lupakan..)

Sampai di warung Fuja, kebetulan kursi yang paling dekat dengan bibir pantai kosong. Salah satu alasan mengincar tempat duduk di tempat ini adalah untuk mengantisipasi kalau masakannya kurang asin. Tinggal sodorkan piring keluar jendela barang 10-20 menit, biarkan terkena deburan ombak, dan Voila!, masakan pun akan asin dengan sendirinya. Saran yang bagus, tapi lebih baik jangan dituruti.

Sambil menunggu ikan bakar yang tak kunjung datang, dan tak mungkin memaksa sang penjual menyajikan Ikan Teri Bakar, pandangan kami berdua tak lepas dari tingkah orang-orang sekitar Pantai Padang yang berinteraksi dengan alam. Ada yang sedang asik latihan mendayung, mungkin mereka sedang belajar untuk menghadapi ombak kehidupan rumah tangga. Kemudian ada anak-anak, tanpa takut menikmati deburan air pasang yang bikin pecahan gelombang sedikit mengganas di tepian. Selain itu, ada pula yang bercengkerama di atas perahu dan, sepertinya, pembicaraan nggak jauh-jauh dari Batu Bacan dan sejenisnya. Hmm..

DSC_0575

DSC_0056

DSC_0529

DSC_0561

DSC_0626

Dan sang pemecah keheningan pun datang. Satu porsi ikan bakar besar, plus cumi bakar, nasi satu mangkok gede, plus sambal, lalapan, dan macam-macam yang dihidangkan ala Minang, bikin liur ini kembali menetes saat menulis cerita ini. Foto sengaja nggak ditampilkan karena lupa dipotret dulu saking lapar dan hepinya ketemu ikan dan cumi bakar. Lagi pula, nanti pindah ke Padang semua kalau tahu indahnya makanan Fuja.

Perut kenyang, perjalanan pun dilanjutkan dengan singgah di beberapa pemecah ombak yang dibuat sedemikian rupa supaya nyaman untuk didatangi. Pemerintah Kota Padang kayaknya lagi getol-getolnya membangun pariwisata di kota mereka.

Sayangnya, Pantai Padang ini berpasir coklat dan landai. Andaikan berpasir putih pasti bikin kesini setiap hari sambil menenteng “tegeg” buat nyari baronang *kemudian dicubit istri*.

Walaupun berpasir coklat, sebagai pulau paling barat di Indonesia, Sumatera memang dianugerahi dengan kekayaan alam yang melimpah, yaitu matahari tenggelam. Nggak ada bosannya menunggu pemandangan sunset di kota ini. Hampir setiap waktu, ketika langit cerah, memandang matahari tenggelam adalah salah satu aktivitas penduduk di sini, sekalian pulang ke rumahnya.

Sunset Pantai Padang

DSC_0109

DSC_0644

So, ada dua agenda yang harus kamu catat dan lakukan ketika ke Sumatera Barat, makan di Fuja dan menikmati matahari tenggelam di Pantai Padang. Dan waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam. Waktunya cuci gigi dan gosok kaki, kemudian tidur. Good night, folks!

Advertisements
Comments
  1. nengbiker says:

    POSTINGAN IKAN BAKAR TANPA FOTO IKAN BAKAR ADALAH HOAX!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s